Raja Prank kena Prank

Bagikan!

Alhkisah di suatu negeri antah berantah, ada seorang raja yang suka ngibul, gemar melakukan prank pada rakyatnya, pada suatu hari dia mengadakan acara, yang pada saat itu sedang terjadi wabah yang menimpa banyak negeri, termasuk negeri antah berantah tersebut. Wabahnya bernama copid19-20-21-22-dst. Padahal sang raja menganjurkan rakyatnya untuk tidak melakukan acara apapun yang membuat orang pada ngumpul-ngumpul, bahasa kerennya kudu social distancing, entah maksudnya mungkin dilarang makan pelecing.

Pada saat rakyat dianjurkan dilarang makan plecing, sang raja malah makan plecing bersama orang -orang tersohor di negeri tersebut, selain acara makan plecing disisipkan acara pengumpulan donasi untuk membantu masyarakat yang kena dampak wabah ( BTW itu raja kere amat yah, malah minta bantuan dana ke rakyatnya). Diadakanlah pengumpulan dana, hingga kuda sang rajapun dilelang ( Kuda terbuat dari emas kali yang harganya ga masuk akal).

Didapatkanlah pembeli kuda sang raja, dengan harga yang pantastik, yakni sebesar 2,55 karung plecing. Sang raja dan para pesohorpun bahagia, namun mereka tidak tahu, kalo sebenarnya pembeli tersebut hanyalah seorang yang melakukan prank. karma pasti berlaku, tukang prank kena prank, itu wajar. ( Cerita ini hanya rekaan semata, jika ada kesamaan, itu biasa aja ga perlu baper ) TAMAT.

Bagikan!

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.