Browse By

Properti Indonesia Dinilai Tidak Bubble

Sharing!

Gambar Properti Indonesia

Gambar Properti Indonesia

Difi A Johansyah, selaku Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, mengatakan bahwa industri properti di Indonesia tidak mengalami maupun terdapat potensi terjadinya bubble. Bank Dunia pun sudah memperingatkan mengenai potensi bubble yang harus dikaji lebih dalam lagi.

Minggu, 21 Juli 2013, Difi juga menjelaskan bahwa beberapa pernyataan yang dirilis oleh Bank Dunia harus dilihat lagi beberapa faktornya. Dirinya menilai bahwa properti di Indonesia tidak bubble melainkan mahal.

Masalah yang muncul adalah jika terdapat kenaikan harga tidak bisa lagi dijangkau oleh beberapa masyarakat. Bahkan di Jakarta terdapat rumah bertipe 67 meter persegi dijual seharga Rp 1 miliar. Hal tersebut dinilai sudah tidak masuk akal.

Prasetyantoko, selaku Ekonom, menilai bahwa industri properti tidak bubble. Jika dilihat dari sisi harga, tidak semua segmen telah mengalami kenaikan yang luar biasa, sehingga harus dipastikan terlebih dahulu segmen mana yang sudah terindikasi bubble.

Disamping itu, segmen flat dan apartemen telah tumbuh 87 % di bulan Mei 2013. Sementara pada bulan April 2013 tumbuh menjadi 80 %. Pertumbuhan tersebut memang dapat dikatakan luar biasa kredit, tapi porsi kreditnya sangat kecil yaitu hanya 4% saja.

banneracai TANAH WAKAF

Dirinya juga mengatakan bahwa kredit untuk landed house sangat besar hingga mencapai 80% lebih. Harus ada penilaian segmentasi lebih khusus jangan sampai missleading. (chy.rj)

Facebook Comments

Sharing!

%d bloggers like this: