Pegawai Wanita Dihamili Kemudian Dipecat

Seorang Pegawai Wanita muda yang tengah hamil 7 bulan ini diduga dihamili oleh atasannya saat bekerja di salah satu pabrik garmen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Wanita berininsial AN kemudian dipecat dari tempat dia bekerja. Senin, 14 Januari 2013, AN (20) mengatakan saat ini dia sudah menjadi anak yatim piatu dan harus menumpang tinggal di rumah Saudaranya Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.

Ilustrasi Pegawai Wanita dihamili (foto:merdeka)
Ilustrasi Pegawai Wanita dihamili (foto:merdeka)

Atasannya yang berinisial AS, selalu merayu untuk melakukan hubungan badan dengan AN dan AS, pria berusia 47 tahun itu juga menjanjikan akan menikahinya. Perbuatan ini sudah dilakukan kurang lebih setahun yang lalu, dan AN tak berdaya menolak AS yang berstatus atasannya.

Kenyataannya berbeda dengan yang dijanjikan, korban yang hamil dipaksa keluar karena dinilai mencemarkan nama baik perusahaan. Keluarga korban berencana mengadukan perbuatan AS ke anggota DPRD Kabupaten Semarang, dan mendesak dinas tenaga kerja untuk memberikan perlindungan terhadap buruh.

Jika mengalam jalan buntu, pihak keluarga akan melaporkan AS ke pihak berwajib (polisi) karena perbuatan asusila dan tidak mau bertanggung jawab menjadikan An sebagai istri secara resmi.

Saat dikonfirmasi di perusahaan, AS mengaku telah menikah sirih dengan AN serta membantah telah menelantarkannya karena selama ini AS kerap memberi nafkah uang kepada pegawai wanita ini.(chy)

Tinggalkan Balasan