Pecel Madiun, Makanan Favorit Dewi “Idol”

Dewi Idol (foto:indonesiadalamtulisan)
Dewi Idol (foto:indonesiadalamtulisan)

Sering lupa diri saat dirinya berada di kampong halaman orangtuanya di Madiun, itulah pengakuan dari Dewi seorang “Idol”.

Kerinduan dalam menikmati menu kuliner khas Madiun terutama pecel seringkali dialami oleh Dewi Idol sebagai seorang perantauan. Diakuinya, rasa rindu selalu diobati saat moment mudik tiba. Selain itu, saat moment menikmati menu kuliner sangat terasa berbeda dari biasanya. Ditambah dengan suasana yang sangat syahdu berkumpul bersama keluarga tentunya.

Pada dasarnya Dewi “Idol” bukanlah seorang perantauan. Tetapi dengan di dukung suasana yang lebih terasa romantisme terasa berbeda saat dirinya menikmati masakan khas daerah asalnya. Selama dirinya berdomisili Bekasi, diakuinya belum pernah menemukan nasi pecel madiun yang senikmat saat dirinya menikmati nasi pecel di Madiun.

Dewi juga mengatakan, jika sudah menikmati nasi pecel langganannya, dirinya sering lupa diri bahkan dapat menghabiskan sebanyak 3 porsi nasi pecel. Kejadian ini, bukanlah untuk yang pertama kalinya, namun Dewi sering melakukannya. Yang menjadi faktor utama lebih nyaman dalam menikmati menu kuliner ini yaitu selain rasa dan suasana, harga jualpun menjadi faktor penting. Karena, selama Dewi tinggal di kota besar seperti Jakarta ataupun Bekasi harga makanan di daerah tidak ada tandingannya jauh lebih murah.

Sajian pecel Madiun sangat khas sekali, yaitu menggunakan pincuk dengan tambahn peyek dan empalnya. Pemilik nama asli Dewi Puspita Andini dan keluarganya sering sekali berkunjung ke warung pecel favoritnya yang sudah dikenal banyak orang dengan sebutan “Mbok” di pagi hari. Tetapi, belakangan ini dirinya cukup kesulitan mendapatkan hidangan tersebut entah mengapa. Biasa warung “Mbok” buka sekitar jam 8 pagi sampai jam 9 pagi. Dan, terakhir Dewi berkunjung ke sana pada bulan Januari lalu. (chy)

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.