Ketua Fraksi Demokrat Yogyakarta Terjerat Hukum

Bagikan!

Putut Wiryawan (Foto:dprd-diy)
Putut Wiryawan (Foto:dprd-diy)

Putut Wiryawan selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD DIY terjerat kasus hukum karena kecelakaan lalu lintas April 2012 lalu. Mobil minibus hitam bernomor polisi AB 1844 FZ yang dikemudikannya menabrak becak berpenumpang Endang Maryani seorang aktifis pegiat antikorupsi.

Endang melaporkan kasus tersebut ke Polres Bantul dengan Laporan Polisi: LP/457/IV/2012/LL tertanggal 30 April 2012. Tetapi, hingga pada pertengahan Januari ini kasus hukum tersebut belum menemukan titik terang. Menurut Sarli Zuhendra selaku Kuasa Hukum Endang Maryani dalam keterangan pers di LBH Yogyakarta, pada hari Senin, 14 Januari 2013 bahwa Polisi baru melayangkan surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan Nomor Surat B/42/I/2013/Res Bantul tertanggal 4 Januari 2013.

Surat itu berisi Ijin Pemanggilan dan pemeriksaan kepada Pak Putut selaku ketua fraksi partai Demokrat dan sekaligus merupakan anggota DPRD DIY. Beliau berharap surat yang dilayangkan tersebut segera mendapatkan balasan agar proses hukum segera diselesaikan. Karena, kasus kecelakaan tersebut sudah lama terjadi dan diduga ada upaya pembiaran kasus. Dari Kepolisian sudah memeriksa saksi-saksi dan pelapor. Diduga, Putut melakukan tindak pidana karena kelalaiannya hingga mengakibatkan orang lain menderita luka.

Akibat hal tersebut Putut dapat dijerat pasal 310 ayat 2 UULAJ Nomor 22 Tahun 2009. Ancaman hukumannya paling lama 1 tahun penjara. Dipihak yang berlawanan, Endang mengaku kecewa atas kasus yang menimpanya. Selain berlarut-larut hingga sekitar sembilan bulan, juga tidak ada itikad baik dari pihak terlapor, Putut Wiryawan. Beliau bertutur bahwa jikalau pun bersalah harus dihukum, jangan dibiarkan, terlebih dia sebagai anggota dewan

Sementara itu, Putut sendiri saat dikonfirmasi melalui telefon selulernya terkait masalah hukum ini belum bersedia memberikan keterangan. Telefon selulernya terdengar nada masuk tetapi tidak dijawab. (apz)

Bagikan!

Leave a Comment