Browse By

Kebijakan Mobil Nasional Jangan Populis

Sharing!

Mobil Nasional (foto:cukupsatu)

Mobil Nasional (foto:cukupsatu)

Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Bidang Metalurgi, Muhammad Anis, mengapresiasi pesatnya perkembangan mobil listrik. Hal ini dinilai kebutuhan Indonesia akan pengadaan mobil nasional (mobnas) perlu disambut dengan cara yang baik.

Seiring dengan semakin banyaknya jumlah penduduk dan peluang industri dalam negeri, Pemerintah harus mengambil kebijakan tentang mobnas dan mobil listrik. “Masyakarat kita jumlahnya besar dan meningkat, maka dari itu perlu ditingkat pengadaannya, jangan sampai market diambil alih oleh pihak asing,” jelas Anis kepada wartawan di Balai Sidang UI, Rabu, 16 Januari 2013.

Kebijakan yang harus diambil menurut Anis harus matang secara komprehensif bukan asal pencitraan yang populis agar pengembangan mobil nasional dan mobil listrik semakin baik.

“Kebijakan mobnas harus matang komprehensif dan jangan populis. Roadmapnya yang dibuat harus sesuai, ” jelas Wakil Rektor UI ini. Menurut pandangan Anis, material kendaraan banyak yang diimpor dari China karena Indonesia lebih tergiur dengan harga yang relatif lebih murah.

banneracai TANAH WAKAF

“Material kendaraan banyak diimpor dari China karena murah. Untuk Mesin bubut saja bisa mencapai 10x lipat harganya dari Jerman, mahal tapi lebih awet, namun buatan China memang lebih murah,” ucapnya. (apz)

Facebook Comments

Sharing!

%d bloggers like this: