Browse By

Jawaban Telak MUI, Fitnah Pungutan Sertifikasi Halal Rp 480T

Sharing!

Hoax berita MUI

Media Sekuler tak habis-habisnya meyebar fitnah, media Pro Ahok kembali Fitnah MUI Korupsi Uang Sertivikasi Halal, inilah Jawaban Telak dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) membantah dengan tegas fitnah yang digemborkan oleh para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atau yang kita biasa dengan dengan julukan Ahoker, mereka menyebarkan fitnah bahwa lembaga ini memiliki dana pungutan sertifikasi halal hingga Rp480 triliun.

“Seluruh media abal-abal, pro syiah dan akun pro Ahok melansir berita dengan judul yang berbeda-beda tapi bila dibaca, isi beritanya sama hingga ke titik dan komanya. Bagaimana tidak, karena mereka mengutip bulat-bulat berita yang dikeluarkan oleh beritasatu.com pada tanggal 13 November 2013, saat itu DPR tengah menggodok rancangan undang-undang Jaminan Produk Halal,” Ujar Wakil Direktur LPPOM MUI, yakni Hj. Osmena Gunawan kepada suaranasional, pada Ahad (17/oktober/2016).

Lanjut ujar Osmena, Saat itu masih terjadi tarik ulur siapakah yg bertanggung jawab terhadap kehalalan suatu produk. RUU ini sendiri baru disahkan jadi Undang-undang pada tanggal 17-10-2014.

“Bodohnya media abal-abal, pro syiah dan akun pro Ahok ini tidak mengedit bagian kata rancangan untuk berita yang mereka baru lansir baru-baru ini, sementara RUU nya sendiri sudah disahkan menjadi UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal,” ujarnya.

Kata Osmena, media abal-abal yang pro syiah dan akun pro Ahok menyebut angka pungutan sebesar 480T yang dilakukan oleh MUI. Padahal angka itu sendiri keluar dari perhitungan potensi pemasukan dari urusan label halal, bukan hitungan riil.

“Hitungan potensi ini pun masih ngawur dengan menghitung angka pengusaha sebanyak 40 juta, padahal menurut HIPMI per Mei 2016 jumlah pengusaha di Indonesia baru 1,75 juta,” Lanjut ujarnya.

Ujar Osmena, tuduhan potensi pungutan sebesar Rp480T tersebut pun masih salah dengan membuat perkalian 40juta pengusaha dikali biaya pengurusan sebesar 12 juta ( 40 x 12jt ).

“Faktanya dari 1,75jt pengusaha tersebut, selama ini MUI baru mengeluarkan 13,000 sertifikat halal hingga tahun 2014. Jadi silahkan dikalikan saja 13,000 dikali 2 juta (ini tarif paling mahal loh), dikalikan 2 (perhitungan masa berlaku 2 tahun) berarti hanya 52 miliar. Luar biasa kan fitnahnya,”  Osmena menegaskan.

Kata Osmena, Mulai sejak MUI memberikan keputusan bahwa Ahok melakukan penistaan agama, secara serempak sejumlah media online abal-abalan berupaya menurunkan kredibilitas MUI.

banneracai TANAH WAKAF

Kata osmena “Jadi sudah jelas kan siapa-siapa saja yang berniat menurunkan kredibilitas ulama dalam hal ini MUI di mata umatnya,” Dikutip dari media online (YM) Yes Muslim !

Facebook Comments

Sharing!

%d bloggers like this: