Investasi Properti Menjadi Ajang Spekulasi

Bagikan!

Ilustrasi Investasi PropertyDalam kurun waktu 3 tahun terakhir, Indonesia terus mengalami pertumbuhan pada pasar properti. Saat ini, sektor properti seolah menjadi investasi primadona. Di beberapa lokasi, kenaikan harga properti mencapai 50-60% per tahunnya dan bahkan ada yang mengalami kenaikan hingga 100 persen dalam waktu 1 tahun.

Kenaikan yang cukup tinggi ini dijadikan sebagai ajang spekulasi jangka pendek untuk memperoleh keuntungan besar melalui capital gain maupun dari kenaikan harga properti tersebut.

Meskipun tampak terus meningkat, memasuki akhir tahun 2012 sudah mulai menunjukkan kejenuhan terlihat dari melambatnya pasar properti seiring dengan kenaikan harga yang terlalu tinggi.

Berdasarkan data yang dimiliki IPW (Indonesia Property Watch), diperkirakan kenaikan harga jual tidak lagi setinggi pada 2 tahun terakhir ini yaitu berada pada kisaran 20-25%. Untuk angka penjualan perumahan primer sudah mulai menurun.

Bank Indonesia juga mencatat terjadinya penurunan pada kuartal II tahun 2012 sebesar -4,55 hingga -18,25 (qtq). Menurunnya angka tersebut disebabkan mulai terjadi kejenuhan pada pasar primer, terlihat dari harga yang sudah mencapai over value.

Informasi yang dikutip dari situs resminya, Senin, 15 Juli 2013, Ali Tranghanda, selaku Direktur Eksekutif IPW , mengatakan bahwa telah terjadi over value pada beberapa lokasi yang mengalami kenaikan harga yang signifikan 2 tahun terakhir ini.

Menurut Ali, suatu lokasi dikatakan over value jika terjadinya penyebaran (spread) yang terlalu lebar antara harga pasar primer dan sekunder.

Saat ini, properti untuk tipe yang sama pada pasar primer dan sekunder memiliki perbedaan harga yang mencapai angka lebih dari 20%. Pada lokasi yang sudah mengalami over value, tidak akan lagi mengalami kenaikan harga yang terlalu tinggi. (chy.rj)

Bagikan!

CahiyaCom
  • CahiyaCom
  • Penulis Berita dan Informasi Online Seperti tips, cara dan juga berbagai trik.

Leave a Comment