Browse By

Ide Arsitek Masjidil Haram dari Presiden Soekarno

Sharing!

Tampak dari Atas Masjidil Haram

Tampak dari Atas Masjidil Haram

Upaya renovasi Masjidil haram telah dipimpin oleh Raja Khalid Bin Abdul Aziz selaku Pemerintah Arab Saudi. Renovasi Masjid ini mulai dirintis pada tahun 1955, tetapi baru dilaksanakan pada tahun 1966 silam.

Beberapa renovasi yang dilakukan pada Masjidil haram diantaranya adalah pembuatan lantai bertingkat untuk pelaksanaan ritual Sa’i yang diperlebar menjadi 2jalur. Selain itu, renovasi yang dilakukan adalah membuat lantai bertingkat untuk melakukan ritual tawaf.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari buku yang berjudul ” Bung Karno Sang Arsitek “, karya Yuke Ardhiati, Selasa, 23 Juli 2013, bahwa Presiden pertama Indonesia Soekarno disebut-sebut telah menyumbangkan ide tentang konsep arsitekturalnya dalam proses renovasi Masjidil Haram tersebut.

Ide arsitektural tersebut tercetus saat Soekarno menunaikan ibadah Haji. Pada saat Bapak Presiden Soekarno menunaikan ibadah Haji, dia selalu memperhatikan segala kondisi Masjidil Haram di Makkah.

banneracai TANAH WAKAF

Karena Soekarno adalah seorang arsitek, maka dirinya tergerak untuk memberikan sumbangan berupa ide konsep arsitektural kepada pemerintah Arab Saudi. Alhasil ide tersebut pun diterima serta direalisasikan pemerintah Arab. (chy.rj)

Facebook Comments

Sharing!

%d bloggers like this: