Browse By

Donasi Umat Untuk Aksi Bela Islam Diusut Polisi, Fahri Hamzah Geram

Sharing!

fahri hamzah geram

[Cahiya.com] Wakil Ketua DPR Republik Indonesia, Yakni Fahri Hamzah mengeluarkan reaksi kerasnya atas tindakan pihak dari kepolisian pada kasus yang baru saja terjadi periihal “Pencucian Uang” (TPPU atu Tindak Pidana Pencucian Uang) yang dituduhkan pada uang-uang hasil dari donasi Aksi-aksi Bela Islam.

Ini bisa dilihat dari tweetan Fahri Hamzah seperti dibawah ini

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan satu tersangka dengan inisial IA, terkait kasus dugaan penyalahgunaan “Yayasan Keadilan untuk Semua”.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Yakni Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto mengatakan, IA merupakan rekan dari Ketua GNPF MUI ( Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia ) Bachtiar Nasir, akan tetapi yang bersangkutan bukanlah orang yayasan.

“Rekannya BN, dari pihak BN (Bachtiar Nasir),” kata Rikwanto, Pada Hari Senin, tanggal 13 Februari 2017. Rikwanto menuturkan, bahwa peran dari tersangka berinisial IA mencairkan dana Yayasan Keadilan untuk Semua. “Dia disuruh cairkan dana oleh BN,” katanya.

Sumber Link: http://metro.news.viva.co.id/news/read/882522-rekan-bachtiar-nasir-jadi-tersangka-pencucian-uang

Sementara itu Ketua GNPF MUI yakni Ustadz Bachtiar Nasir sudah diperiksa penyidik dari Bareskrim Polri pada hari Jumat 10 februari 2017 pekan lalu sebagai saksi, dan bisa jadi nanti statusnya jadi tersangka.

Kasus TPPU ini bermula dari rekening yang dimiliki “Yayasan Keadilan Untuk Semua” yang digunakan sebagai tempat menampung sumbangan donatur pada Aksi Bela Islam. Menurut pihak penyidik dari kepolisian menyatakan menemukan adanya dugaan penyalahgunaan dana umat tersebut.

Namun Bentuk penyalahgunaan tersebut hingga pada saat ini belum dipaparkan oleh penyidik Bareskrim Polri. Polisi mengaku masih harus mendapatkan keterangan-keterangan dari sejumlah saksi yang dibutuhkan.

Namun yang terjadi Menurut Fahri Hamzah kasus TPPU dana donasi pengajian ini sangat janggal.

“Persoalan paling penting dalam Tindak Pidana Pencucian Uang atau #TPPU adalah #PidanaAsal. Inilah yang lama kita perdebatkan ketika KPK mulai menggunakan pasal #TPPU dalam kasus korupsi,” kata Fahri hamzah.

“#PidanaAsal atau yang sering disebut sebagai predicate crime pada intinya adalah dari mana uang yang dicuci dalam #TPPU,” lanjutnya.

“Polisi harus bisa menjelaskan ini uang pidana apa? Korupsi? Narkoba? Atau apa? Kok donasi pengajian TPPU? Kok @temanAhok gak?” Fahri hamzah menegaskan.

Seperti diketahui TemanAhok pada saat mengumpulkan 1 juta KTP tentu banyak mengumpulkanatau mendapat donasi, untuk biaya membayar sewa booth di mall-mall, dan biaya lain-lain yang tidak sedikit..

Bahkan Bisa kita lihat TEMPO pernah menginvestigasi UANG RP 30 MILIAR KE TEMAN-TEMAN AHOK

banneracai TANAH WAKAF

Silahkan lihat link ini dengan judul “EKSKLUSIF: Perjalanan Duit Rp 30 Miliar ke Teman-teman Ahok”
https://tempo.co/read/news/2016/06/20/214781506/eksklusif-perjalanan-duit-rp-30-miliar-ke-teman-teman-ahok

 

Facebook Comments

Sharing!

%d bloggers like this: