Chef Edwin Lau Dicaci Maki Saat Membintangi Iklan Mie Instan

Bagikan!

Bukan hal yang mudah untuk bertanggungjawab bagi Chef Edwin lau sebagai healthy chef. Hal tersebutlah yang telah diterima oleh Chef Edwin Lau saat menjadi model iklan dalam produk mi instant. Menurut Edwin, finalis Men’s Health Be Our Cover 2006 saat menjadi seorang model tidaklah mudah, sebab menurutnya ini merupakan sesuatu yang sangat berat dalam hidupnya yang berperan sebagai oranng yang telah masuk dalam dunia hiburan. Apalagi bekerja di dunia entertainment, selalu berusaha keras untuk membuat kehebohan, baik itu heboh dalam positif maupun heboh dalam negative.

Chef Edwin Lau (Foto:tribunnews)
Chef Edwin Lau (Foto:tribunnews)

Pria yang berusia 31 tahun ini mengaku, saat dirinya akan menerima tawaran untuk menjadi seorang model, Chef Edwin Lau cukup lama untuk mempertimbangkannya. Sebab Edwin tidak ingin jika masyarakat selalu berfikir negative tentang dirinya ke depan nanti. Bagi Edwin, dirinya harus dapat menyatukan diri dengan masyarakat Indonesia. Namun tidak mudah juga untuk dapat menyatukan pikiran Edwin dengan pikiran para masyarakat. Misalnya, Edwin mengaku jika dirinya tidak mengkonsumsi gula, garam, dan nasi putih. Tetapi kemungkinan besar para masyarakat Indonesia akan berfikiran jika Edwin kurang waras. Maka dari itu, Edwin harus dapat bekerja keras bagaimana dapat menyatu dengan masyarakat. Dan pada akhirnya Edwin mengambil tawaran tersebut, namun dengan konsekuensi dirinya harus mengorbankan idealisme demi kepentingan orang banyak.

Seringkali Edwin juga mencari produk lainnya, yang menurutnya lebih baik dan lebih layak tanpa ada konsekuensi yang menurutnya begitu berat yaitu harus mengorbankan idealismenya. Dalam pikiran Edwin sepintas produk yang cocok untukya, seperti produk rokok, kopi ataupun produk makanan.

Edwin mengaku, jika dirinya terus mencari produk yang banyak digemari oleh masyarakat. Setelah dipikir matang-matang yaitu tiga produk tersebut aja yang menurutnya banyak penggemar. Edwin memilih ketiga produk tersebut karena menurutnya, dirinya seorang perokok, namun itu dapat menjadi kartu mati untuk dirinya, terkecuali rokok memang dapat dimakan. Selain itu kopi, menurut Chef Edwin Lau masyarakat Indonesia sebagian besar penggemar kopi, dan ketiga yaitu mie instant, sebab menurutnya pajak terbesar di Indonesia dan dunia yaitu mie instant sehingga tidak ada larangan apapun dari produk ini.

Setelah sekian lama berfikir, Edwin memutuskan untuk menerima produk mie instant. Dan alhasil, Edwin menjadi boomerang di dalam produk mie instant tersebut. Namun semua itu tidak membuatnya putus asa. Manurutnya dengan adanya komentar di facebook, itu menandakan jika masyarakat mencintai dirinya.(chy.mt)

Bagikan!

CahiyaCom
  • CahiyaCom
  • Penulis Berita dan Informasi Online Seperti tips, cara dan juga berbagai trik.

Leave a Comment