Browse By

Calon Gubernur Wanita Ramaikan Pilgub Jawa Timur

Sharing!

Rakyat Jawa Timur bakal memilih siapa yang akan menduduki kursi Gubernur dan Wakil Gubernur dalam waktu kurang dari tujuh bulan ini.

Beberapa nama calon gubernur  yang disebut-sebut bakal bertarung untuk merebut simpati dari rakyat Jawa Timur antara lain, Khofifah Indar Parawansah (Ketua Muslimat NU), Soekarwo (Gubernur Incumbent), Saifullah Yusuf (Wakil Gubernur Jawa Timur), Sirmadji (Ketua DPD Jatim PDIP), Untung S Radjab (Mantan Kapolda Metro Jaya) dan beberapa lainnya.

Calon Gubernur wanita jawa timur (Foto:viva)

Calon Gubernur wanita jawa timur (Foto:viva)

Khofifah adalah satu-satunya calon gubernur wanita yang masuk sebagai calon gubernur jika dilihat dari beberapa daftar nama di atas, sehingga polemik tentang wanita sebagai pemimpin diprediksi akan mencuat seperti pada Pilgub pada tahun 2008 silam.

Tapi bagi Sutinah (40), seorang penjual sayur di Pasar Keputren Surabaya, dirinya tidak memperdulikan siapa yang akan menjadi Gubernur Jawa Timur karena baginya, seorang pemimpin mampu mengayomi rakyat.

Sutinah mengaku tidak tahu dengan politik yang dilakukan oleh sejumlah bakal calon gubernur itu. Bahkan, dirinya hampir tidak mengikuti informasi politik yang semakin panas menjelang Pilgub. Gubernur yang dia tahu adalah Soekarwo. Sedangkan Khofifah hanya dia tahu setelah sebelumnya pernah maju sebagai calon gubernur.

Di sisi lain, Mustajib, penjual kopi lesehan di kawasan Kampus Universitas Darul ‘Ulum Jombang, mengaku bahwa pemimpin yang ideal adalah seorang laki-laki. Mustajib mengibaratkan seorang gubernur bagaikan seorang Imam dalam shalat. Kalau wanita bisa jadi imam jika makmumnya juga wanita.

Mustajib juga banyak memperhatikan kinerja Gubernur Jawa Timur, yaitu Soekarwo. Menurutnya, kepemimpinan Soekarwo selama ini sudah baik namun perlu ditingkatkan lagi. Beberapa program Soekarwo yang sudah dirasakan adalah “Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Rakyat” (Jalin Kesra) dan Pavingisasi di sejumlah pedesaan.

banneracai TANAH WAKAF

Baginya, seorang pemimpin harus lebih sering turun untuk mengunjungi rakyat, seperti Jokowi yang saat ini menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Dengan begitu bisa lebih dekat dengan rakyat. (apz)

Facebook Comments

Sharing!

%d bloggers like this: