Browse By

Polisi Periksa Saksi Mata Kecelakaan Crane

apartemen Green Lake View (Foto:kabarcepat)

Patahnya Crane proyek pembangunan apartemen Green Lake View, Ciputat, Tangerang Selatan membuat Kepolisian Resor Jakarta Selatan harus memeriksa sejumlah saksi mata.

Komisaris Polisi Aswin, selaku Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Senin, 14 Januari 2013, menyatakan bahwa terdapat empat orang saksi mata yang telah diperiksa oleh pihak penyidik Polres Jakarta Selatan atas kasus kecelakaan Crane tersebut.

Orang yang diperiksa sebagai saksi mata pada peristiwa tersebut adalah kepala mekanik (B), operator (H), kepala perusahaan (AG), dan manager operasional perusahaan (P).

Aswin juga menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, namun penelidikan akan dilakukan secara mendalam.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa apabila terdapat pihak yang bertanggung jawab dan dinyatakan lalai dalam peristiwa itu, maka akan dikenakan pasal 359 KUHP tentang kesalahan (kelalaian) yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. Kemudian juga akan dikenakan pasal tentang ketenagakerjaan.

Puslabfor (Pusat Laboratorium dan Forensik) Mabes Polri juga sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada lokasi kecelakaan crane yang patah.

Aswin menyatakan bahwa informasi di TKP sedang diperiksa oleh Puslabfor Mabes Polri. Pada lokasi TKP juga telah ditutup dengan garis polisi.

Dalam peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi pada hari Minggu, 13 Januari 2013, sekitar pukul 15.30 WIB tersebut, merenggut nyawa tiga pekerja proyek bangunan yaitu Jalil (45), Leman (50), dan Yoto (30). Juga terdapat satu korban luka yang masih dirawat di Rumah Sakit Sari Asih yaitu wanto (25).

banneracai

Evakuasi jenazah yang dilakukan terhambat kondisi medan yang berat, juga terdapat besi-besi tajam dan kayu serta hujan yang terus turun selama proses evakuasi. Dengan begitu, proses evakuasi berlangsung hingga malam hari.

Sangat diperlukan kewaspadaan saat proses evakuasi berlangsung. Pihak Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan segera menangani kasus itu. (apz)

Facebook Comments
%d bloggers like this: